Kuliah? Jangan Buru-buru Lulus


Kuliah gak butuh buku ndes.

Bagi maba atau mahasiswa bangkotan baru yang masih cupu dan rajin-rajinnya, lulus kuliah cepat adalah suatu perkara yang diidam-idamkan.Cocote. Justru mahasiswa bangkotan, Ndes, yang pengen cepet lulus.

Bahkan sebagian dari mereka ada yang menuliskan target kelulusannya di plafon kamar agar saat mereka tiduran bisa melihat tulisan itu. “LULUS 2019, AMIIIEEN”. Konon, dengan melihat tulisan target yang hendak dicapai seperti itu dapat memantik semangat. Woow, emeejing!

Tapi, ada beberapa hal yang harus kamu tahu bahwa lulus kuliah cepat bukanlah sebuah prioritas. Ini adalah beberapa alasan mengapa kamu tidak disarankan untuk buru-buru lulus kuliah.

Satu. Tidak mendapat jatah uang jajan dari orang tua

Ketika seseorang masih berstatus mahasiswa tentu mereka masih mendapat jatah kiriman uang jajan dari orang tua. Meski tidak seberapa jumlahnya yang namanya orang tua ki gak tegel bi anake. Tapi berbeda hal ketika sudah lulus kuliah. orang tua menganggap bahwa sudah saatnya untuk bekerja dan mencari uang jajan sendiri.

Dua. Menambah jumlah pengangguran

“Selamat. Anda dinyatakan lulus”. Ketika usai sidang dan seseorang dinyatakan lulus, maka saat itu lah seseorang resmi menjadi pengangguran (kecuali mereka yang sudah memiliki pekerjaan sebelumnya). Itu baru satu orang. Lha kalau dalam satu semester saja satu universitas meluluskan lima ratus orang, berapa ribu pengangguran yang dihasilkan seluruh kampus di Indonesia? Mbuh. Itung dewe!

Tiga. Tidak Percaya Diri

“Kamu sudah lulus ya?”

“Sudah dong”.

“Sekarang kerja di mana?”

“Emmm..”

Justru ketika lulus tapi nganggur akan jadi nggak pede. Saat lebaran kumpul keluarga besar ditanya sudah kerja belum, saat main ke rumah si Doi ditanya camer sudah kerja belum. Tiwas bawa martabak, bawa kue cubit, tetep aja ditanya. Cemet tenan. Piye jal perasaanmu?

Empat. Berpotensi stres

Ini nih yang paling berbahaya. Kok iso? Yo iso to yo. Sudah tidak dapat uang saku dari orang tua, pengangguran juga tentu sangat berpotensi untuk stres. Belum lagi si Doi yang sudah kebelet ngajak kawin. Stres to mikir modal kawin.

Setelah membaca empat alasan di atas apakah masih tertarik untuk lulus kuliah segera? Sebagian orang menempatkan bahwa lulus kuliah segera adalah sebuah prioritas. Apalagi bagi mereka yang dari keluarga kere, yang untuk beli mie instan aja harus nabung. Tentu mereka tidak ingin menghabiskan banyak uang untuk biaya kuliah. Berat, Ndes. Namun yang perlu digaris bawahi adalah berkarya.

Zahit Arofat ~ Sastra Undip sudah selesai sidang skripsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *