Dollar Naik, Sebuah Perspektif nDeso


Pohon dollar rambat (Ficus repens syn. Ficus pumila) saat masih bibit. (foto: gambangsemarang.com)

Pagi ini kawan dari Jepara main ke rumah. Kusajikan segelas kopi Liberica. Kopi langka dan berkelas yang baru aku terima kirimannya kemarin, hari Selasa.

Di teras depan kami mengobrol. Oh ya, kawan ini datang berdua dengan temannya, dan mereka tinggal di daerah Jepara.

“Mas, harga dollar naik terus. Repot jadinya. Anak-anak jadi sering nangis,” kata teman tadi.

Setahu saya hidupnya tak berkaitan dengan harga dollar. Mau naik mau turun, kehidupannya sebagai guru rasa-rasanya jauh dari peradaban dollar. Apalagi anak-anaknya.

“Mosok dollar sedemikian tinggi sih?” tanyaku sambil menyeruput kopi dahsyat ini.

“Iya mas. Suami saya juga mengeluh. Katanya dulu dollar itu bisa minta sekarang harus beli. Mahal pula. Mungkin karena pembangunan rumah-rumah minimalis berkonsep green life itu penyebabnya,” kata temannya.

Penasaran dengan keluhan mereka, akhirnya aku iseng buka google. Didapati bahwa harga dollar ada di kisaran Rp 14 ribu dan grafiknya terus menanjak.

“Emang di tempatmu harganya berapa?” tanyaku.

“Sampai Rp 20 ribu hingga Rp 26 ribu,” kata kawan yang mengeluhkan anak-anaknya sering rewel itu.

“Kok kata suami saya ada di kisaran Rp 6 ribuan sampai Rp 10 ribu ya? Tapi kan dulu bisa minta gratis,” temannya menyahut.

Aku penasaran. Bajindul tenan. Apa-apaan ini? Mosok harga dollar bisa seenaknya sendiri? Lha wong harga diri bangsa saja makin lama makin entah.

Harga diri pejabat makin astaga. Harga diri rakyatnya apalagi. Singkatnya, harga-harga diluar harga diri pasti masih bisa dimonitor dan tak bisa seenaknya.

“Kok ditempatmu bisa tinggi kenapa ya?” tanyaku pada kawan yang mengeluh anaknya rewel.

“Katanya sih efek harga telur yang naik,” jawabnya singkat.

“Bentar. Ini dollar apaan sih kok pake telur segala?” tanyaku.

“Ya dollar makanan to mas. Sampeyan kan tahu saya senang snack bernama dollar itu. Nah dulu itu harganya sekitar Rp 15 ribuan yang tanpa wijen. Sekarang jadi Rp 20 ribuan. Tambah wijen jadi Rp 26 ribuan,” katanya.

Oalah…..kakekane. Ternyata dollar yang dimaksud adalah jepit dollar. Makanan dengan bahan gula, vanili, tapioka, gandum, telur, dan mentega. Para pedagang di Pasar Mlonggo adalah pelanggan setia jepit dollar selain warga-warga Jambu Timur.

“Pantesan anakmu jadi rewel,” kataku masih jengkel.

Lalu kutanyakan pada teman kawan tadi. Dollar gratis itu yang seperti apa.

“Iya mas, sekarang kan saya baru saja pindah. Nah suami saya itu mencoba memindahkan tanaman dollar miliknya ke rumah baru. Ternyata malah nggak hidup. Ketika mau minta, eh disuruh beli. Rp 6 ribu – Rp 10 ribu itu hanya bibit kecil lho,” katanya.

Ini lebih bajinguk lagi. Ternyata dollar yang dimaksud adalah dolar rambat atau daun dolar yang nama kerennya adalah ficus fumila. Lha aku aja juga butuh kalau ini.

“Hmm… itu yang bagian belakang kan kolam mau aku fungsikan lagi. Kalau dindingnya ditanami dollar kayaknya bagus ya? Eh sampaikan salamku buat suamimu, nanti kalau tanamannya dah tumbuh, aku minta dikit. Kita lawan kenaikan harga dollar dengan minta,” kataku pada teman kawanku itu.

“Lha njur aku kudu piye? Gimana cara melawan kenaikan dollar biar anakku nggak rewel?” tanya temanku.

“Lha yo dinyang to. Ditawar wae. Baru kali ini lho ada yang nawar harga dollar,” kataku sambil tertawa. []

 

Edhie Prayitno Ige – penulis asal Muntilan, mukim di Semarang, tetangganya Pak Prapto.

What's Your Reaction?

Mewek Mewek
0
Mewek
njelehi njelehi
0
njelehi
Hajinguk Hajinguk
2
Hajinguk
Njengkelke Njengkelke
1
Njengkelke
apik boss apik boss
0
apik boss
Ngekek Ngekek
2
Ngekek
Aseek Aseek
0
Aseek
Kemaki Kemaki
0
Kemaki
Kakekane Kakekane
0
Kakekane

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format