Kakekane! …dan KPK Pun Mrenges


Sandal jepit seperti ini, menjadi alat standar penyamaran penyidik KPK. (foto: gambangsemarng.com/brillio)

Ini kisah tentang penyidik KPK ketika harus menuntaskan kasus tangkap tangan penyuapan oleh Wali Kota Semarang kepada DPRD kota Semarang tahun 2011 lalu. Penyuapan dilakukan karena Wali Kota ingin agar Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) PNS dinaikkan di APBD 2012.

Niatnya keren kan? Menaikkan pendapatan para pegawai negeri sipil. Ternyata oh ternyata, DPRD Kota Semarang membahas usulan itu dengan serius. Para legislator itu bahkan sampai membuat riset dan pemeringkatan kinerja PNS, sebelum menentukan formula kenaikan.

Saat pembahasan molor sampai menjelang akhir tahun 2011, tepatnya November 2011 ternyata belum kelar. Wali Kota mulai panik. Ia menduga DPRD sengaja memperlama karena tak kebagian jatah.

“Saya nggak mau tahu caranya, yang penting urusan itu segera dibereskan,” kata Wali Kota Semarang kepada Sekretaris Daerah.

Tentang “nggak mau tahu caranya” itu ternyata adalah sebuah kode di kalangan pejabat untuk mengambil jalan instan. Konon jalan instan itu tak sehat, misal mie instan katanya nggak sehat. Entahlah.

Yang jelas, Sekda menerjemahkan dengan upaya membagikan amplop kepada para tokoh kunci di DPRD Kota Semarang berisi duit. Nggak banyak, hanya puluhan juta saja. Tapi itu cuma DP lho.

Nah, singkat cerita, penyuapan terjadi. Usai menerima duit, para anggota DPRD ini didatangi penyidik KPK dan langsung ditangkap. Sekda juga ikut ditangkap. Seru.

Dalam proses penyidikan, Sekda diperiksa di Akpol. Ia sendiri ditahan di Poltabes (sekarang Polrestabes) Semarang. Jaraknya lumayan, jika dengan jalan kaki, cukup membuat jempol kaki menjadi keriting.

Pemeriksaan berulang kali dilakukan. Selama itu pula para penyidik KPK menyewa mobil rentalan. Tentu saja yang bisa digunakan leluasa selama 24 jam.

Suatu ketika, pemeriksaan berlangsung hingga jam 02.00 dini hari. Berkas keterangan sudah sangat tebal. Sekda dikembalikan ke tahanan sekitar jam 03.00. Eh jam 07.00 sudah dijemput lagi untuk melanjutkan pemeriksaan.

“Kita marathon nggak papa ya pak. Biar cepet selesai,” kata penyidik saat menjemput.

“Iya pak. Nggak papa. Saya juga lebih seneng kalau cepat selesai,” jawab sekda.

Penyidik yang menjemput dua orang. Satu menyetir mobil rentalan, satunya lagi menjaga sang tahanan. Mobil melaju membelah kesibukan pagi. Tiba-tiba di tanjakan jalan S Parman, setelah Rumah Sakit William Booth, mobil seperti melompat-lompat. Mesin pun mati.

Tahu mobilnya mogok, yang dilihat pertama adalah indikator bahan bakar. Ternyata memang sudah empat hari mobil itu dipakai, lupa diisi bahan bakar. Sebenarnya posisi saat itu sudah dekat dengan SPBU Gajah Mungkur. Namun mereka bingung menuju ke SPBU bagaimana carnya.

“Bayangkan. Kami hanya berdua dan satu tahanan. Kalau tahanan diminta mendorong, tentu ada resiko kabur. Akhirnya diputuskan, tahanan memegang setir dan dua penyidik mendorong,” kata salah satu penyidik.

Sejak awal, kondisi medan memang tak memungkinkan untuk didorong, karena tanjakan cukup tinggi dan panjang. Dan terjadilah, baru mulai mendorong, nafas para penyidik KPK sudah ngos-ngosan.

Mobil yang didorong belum sampai jalan lima meter, dua pendekar KPK itu sudah menyerah. Mereka memberi kode sang tahanan untuk menarik tuas handrem dan mobil itu kemudian diganjal.

Tak sampai disitu, dua penyidik itu akhirnya nglekar ngathang-athang di pinggir jalan. Sang tahanan keluar, ikut bergabung duduk-duduk dan menawarkan rokok.

“Bisa jadi saat itu kalau ada koruptor yang tahu kami dari KPK bersama seorang tahanan, kami akan dibully. Mungkin dengan sekedar membawakan bolang-baling dan teh panas saja mbully-nya,” kata salah satu penyidik.

“Kakekane! Pamit ninggal anak bojo nyambut gawe. Berjuang mbrantas korupsi, jebul mung kon nyurung mobil.”

What's Your Reaction?

Mewek Mewek
0
Mewek
njelehi njelehi
0
njelehi
Hajinguk Hajinguk
0
Hajinguk
Njengkelke Njengkelke
0
Njengkelke
apik boss apik boss
0
apik boss
Ngekek Ngekek
1
Ngekek
Aseek Aseek
0
Aseek
Kemaki Kemaki
0
Kemaki
Kakekane Kakekane
0
Kakekane

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format