Ketua PKS Jateng Dipecat Jelang Pilgub, Ada Apa?


Hanya satu hari menjelang pendaftaran terakhir pemilihan gubernur Jawa Tengah, Ketua DPW PKS Jawa Tengah Kamal Fauzi dicopot dari jabatannya. Pencopotan itu tertuang dalam SK DPP PKS no 111/SKEP/DPP-PKS/1439 bertanggal 20 Desember 2017.

Tentu saja pemecatan Kamal Fauzi ini mengejutkan kader PKS di Jawa Tengah. Apalagi karena Kamal Fauzi dikenal sebagai pemimpin yang tidak pernah bermanuver aneh-aneh.

Hasil investigasi Gambang Semarang, sebelum dipecat, Kamal Fauzi dipanggil ke DPP PKS. Di kantor partai yang keren ini, kamal Fauzi diminta mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPW PKS Jateng.

Atas permintaan DPP, Kamal Fauzi menolak. Dasar penolakannya adalah karena ia dipilih oleh Majelis Syuro yang mendasarkan pilihannya pada Pemilu Raya yang diikuti seluruh kader inti PKS Jateng.

Susunan Struktur DPW PKS yang menunjukkan nama Kamal Fauzi hilang dari jabatan ketua dan diganti dengan Abdul Fikri Faqih. (foto: GambangSemarang.com)

“Apa kesalahan ane? Kalau ane nggak salah, ya ane nggak mau,” begitu kira-kira jawaban Kamal Fauzi.

Penolakan ini kemudian dinilai sebagai sebuah bentuk pembangkangan terhadap pimpinan. Bagaimanapun sebagai Partai dakwah, PKS pasti menganut prinsip Sami’na Wa Atho’na. Kami dengar dan kami taat.

“Lha ane kan pimpinan antum. Lha kok berani ngeyel. Itu nggak Sami’na Wa Atho’na banget lho. Mau jadi ustad jaman now yang berani membantah ya?” begitu jawaban dari DPP yang entah siapa.

Nah, atas pencopotan inilah maka spekulasi publik mengarah ke pelaksanaan pemilihan gubernur. DPP PKS rupanya galau kalau dipimpin Kamal Fauzi nanti PKS Jateng tak bisa dikendalikan. Padahal sudah ada kesepakatan nasional bahwa PKS berkoalisi dengan Gerindra dan PAN di lima propinsi.

Lalu apa kesalahan Kamal?

Gambang Semarang mendapat bisikan bahwa Kamal Fauzi memang tak bersalah. Sebab kalau ia dinyatakan bersalah, pasti sudah berada di penjara. Namun bisikan itu menyebutkan pemecatan itu merupakan hasil kesepakatan dua presiden. Yang pertama jelas Presiden PKS, yang kedua presiden ini masih misterius. Yang jelas ia tinggal di istana, nggak seperti Kamal Fauzi yang tinggal di ndeso.

Presiden misterius itu meminta agar PKS Jateng mengamankan salah satu calon Gubernur Jateng. Perkara koalisi, ah itu kan hanya masalah administratif saja. Yang penting dengan modal kursi sebagai syarat administrasi, PKS ikut memberikan dukungannya,

“Jadi nanti pas kampanye dan kerja-kerja pemenangan, sebaiknya PKS nggak usah seperti biasanya. Capek. Kalau capek dan mau pijat, nanti ketahuan ke panti pijat kan berabe. Meski pijat beneran dan nggak plus lho,” kata Presiden misterius itu kepada Presiden PKS.

Presiden PKS juga sudah memberi klarifikasi disini.

Benarkah bisikan yang diterima Gambang Semarang itu? Kita lihat saja nanti pas pelaksanaan kampanye. PKS akan mengerahkan ribuan umatnya atau nggak.

What's Your Reaction?

Mewek Mewek
4
Mewek
njelehi njelehi
1
njelehi
Hajinguk Hajinguk
7
Hajinguk
Njengkelke Njengkelke
1
Njengkelke
apik boss apik boss
0
apik boss
Ngekek Ngekek
1
Ngekek
Aseek Aseek
0
Aseek
Kemaki Kemaki
2
Kemaki
Kakekane Kakekane
9
Kakekane

Comments 1

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format