Pejabat=Susah, Artis = Gelisah. Pejabat Sekaligus Artis?


Inul, artis ngetop yang tetap nggak mau jadi pejabat. (foto : gambangsemarang.com/rilis)

Siapa bilang jadi pejabat itu enak kepenak. Nyaman soleman? Dari banyak pejabat di Indonesia, rata-rata pada mengeluh nggak berani ini itu karena takut melanggar aturan.

Akibatnya ngerti sendiri to kalau melanggar. Penjara ndes….penjara. Ngeri.

Gaji pejabat itu tiap bulannya memang gede, mungkin setara dengan kerja Lik Kromo mbecak selama 10 tahun dengan total pendapatan ditabung. Tapi potensi dipaido banyak orang setara juga lebih gede.

Kalau Lik Kromo paling-paling yang maido cuma penumpangnya. Lha ini? Air macet dipaido, jalan bolong dipaido, malahan warganya banyak yang jomblo juga disalahke karena adanya aturan yang terlalu syar’i.

“Sejak saya menjabat itu, kekayaan saya nggak nambah, tapi malah berkurang. Bayangkan, tiap hari ada saja undangan. Mulai mantenan, sunatan, layat, sampai mantenan kedua juga masih ngundang,” kata salah satu mantan Wali Kota Semarang yang pengusaha.

Keluhan itu jika dijabarkan, “Lha gaji saya yang segitu itu malah habis buat biaya-biaya sosial je. Mosok Wali Kota kondangan seket ewu. Paling gak kan ya lima ratus to. Itu sehari bisa dua tiga tempat lho.”

Nah sekarang soal dipaido. Nyaris semua keluhan dan kesulitan warga, ditimpakan sebagai kesalahannya. Malah maksud hati efisiensi dengan belanja di bawah APBD, eh dicurigai dikorupsi.

“Yang njelehi, yang korupsi anak buah. Pengguna anggaran, saya disuruh ikut tanggungjawab. Disuruh repot,” kata pak mantan tadi.

Nah, menurut pak mantan tadi, beaya sosial yang tinggi itu, kadang yang mendorong jadi koruptor. Terima suap. “Tapi itu salah satunya lho. Yang memang karena serakah juga banyak kok,” katanya.

Tapi, mengapa kok mau-maunya jadi Wali Kota saat itu?

“Lha penak kok. Kemana-mana selalu ada yang bilang ‘monggo pak wali….monggo pak wali’. Trus kalau lagi kondangan, selalu dapat jatah maem paling istimewa nggak perlu antri. Penak to?” jawabnya cengengesan.

Sekarang kita ngomong soal artis. Jadi artis itu juga bikin hati gelisah. Bayangkan, dibalik tarif tanggapan yang semlohai itu, ternyata banyak yang harus hilang.

“Yang paling terasa itu waktu bersama keluarga. Setelah akeh duite, lagi kroso mas duit kuwi gak iso gae tuku kebersamaan bareng keluarga,” kata artis panggung Dangdut papan atas.

Itu belum lagi stamina yang lelah. Biasanya untuk mendongkrak, kemudian minum ‘vitamin’. Artis yang lugu biasanya nggak tahu vitamin ini itu. Suplemen anu dan ana. Mereka hanya ingin badannya fit.

“Nek gak ngati-ati diapusi bandar-bandar Narkoba mas. Ngomong vitamin jebule bukan. Nanti nek wis ketagihan, trus dilaporno. Kenthir itu jaringan narkoba,” kata kawan tadi.

Belum lagi hilangnya ruang privasi. Mosok hanya jalan ke mal, sudah ada yang mbuntuti. Diintip merk tas-nya, model sepatunya. Bahkan warna pakaian dalamnya.

“Nanti judule ngeri-ngeri sedap. ‘Jalan ke Mal, si A pake G-String Merah Maron’. Itu wis edan tenan,” sambungnya.

Sendirian dibilang jomblo. Punya gebetan diawasi terus. Udah keluarga dicari cerita-cerita masa lalu yang bikin cemburu. Gak bisa jalan sama teman lain. Kalau semua adem, giliran anak yang disorot.

Lha kok mau jadi artis?

“Saya itu sekolah nggak tinggi. Dari keluarga mlarat. Isane mung nyanyi. Yo wis ditekuni. Mbiyen mbayangke enak nek wis ngetop, sekarang baru terasa, podho wae. Kuncine disyukuri dinikmati.”

 

*****

Cerita-cerita itu baru sangat sedikit sekali dari pejabat dan artis. Sekarang, artis yang jadi pejabat dan pejabat yang ngartis. Ini pasti lebih edan lagi. Pasha Ungu kuciran saja sudah ramai-ramai jadi bahan ghibah.

Anehnya, kok ya banyak artis yang terjun ke politik dan pengin jadi pejabat ya? Atau ada juga pejabat yang kemudian ngartis, dengan kemampuan akting seadanya, setara anak TK mau pentas perpisahan, eh tetap saja main sinetron.

Kalau dari cerita diatas sudah tergambar betapa njelehi kehidupan pejabat dan artis, mamah-mamah muda masih mau cari mantu yang pejabat atau artis? Atau malah keduanya? Ingat lho, barisan jomblo ganteng dan cantik juga masih antri menunggu dan mencari calon mertua.

What's Your Reaction?

Mewek Mewek
0
Mewek
njelehi njelehi
0
njelehi
Hajinguk Hajinguk
0
Hajinguk
Njengkelke Njengkelke
0
Njengkelke
apik boss apik boss
0
apik boss
Ngekek Ngekek
0
Ngekek
Aseek Aseek
0
Aseek
Kemaki Kemaki
0
Kemaki
Kakekane Kakekane
0
Kakekane

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format