Pentingnya Melestarikan Rob Kaligawe Untuk Yang Jatuh Cinta


Jalan Kaligawe Semarang yang sungguh epic untuk yang jatuh cinta. (foto: gambangsemarang.com/bayunugroho)

Pasca gerhana bulan total (GBT) atau Super Blue Blood Moon, jalan Kaligawe Semarang berubah menjadi serupa waterpark. Tinggal nambahi perosotan dan ban-ban untuk anak-anak, kemudian dipasang baliho “Selamat Datang di Waterpark Kaligawe”. Selesai sudah.

Pemerintah kota Semarang sendiri sudah sangat siaga menghadapi rob ini. Nggak percaya ik…tenan. Mas Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang bilang kok. Nggak percaya, bisa klik disini. Benar kan? Mas Hendi sendiri yang bilang kalau ada lima pompa air berkapasitas tinggi yang disiapkan sepanjang jalan Kaligawe. Itu belum seberapa. Masih ada 20 pompa portable yang siap diusung jika daerah lain tak membutuhkan.

Sebenarnya mengapa harus nyinyir dengan kerja pemerintah selaku entitas negara dalam menangani banjir dan rob? Kata pak ustad, harus banyak bersyukur. Tahukah bahwa rob Kaligawe itu sangat penting bagi warga kota, utamanya anak-anak muda yang sedang jatuh cinta?

Seseorang akan matang menjalani hidup jika pernah jatuh cinta sampai tenggelam ke dasar laut terdalam. Mati? Nggaklah. Ia akan mengapung lagi hingga terbang ke langit, jatuh lagi di dasar jurang berbatu cadas runcing.

Jatuh cinta itu harus epic. Jatuh cinta itu harus berani menantang gelombang tsunami dan menerjang banjir. Bukan sekadar mlaku thimik-thimik cincing celana melewati genangan air sedalam tiga senti.

Cinta itu harus drama sungguhan, nggak kayak gladi resik pentas anak TK. (foto/meme : gambangsemarang.com)

Jatuh cinta itu bukan semacam latihan pentas anak-anak playgrup. Jatuh cinta haruslah heroik, dramatis. Bukan jatuh cinta ala ala epic fail. Nggak guna. Jatuh cinta harus membangkitkan energi sehingga tak mati dieksplorasi secara sadar maupun dalam kondisi mabok.

Seseorang, suatu saat akan mengalami fase ‘great love’. Inilah cinta hanya kepada seorang. Tak peduli kekurangannya yang sudah diketahui, tapi tetap cinta. Nggak peduli sudah punya pacar, suami, atau istri, getaran hati itu tetap ada. Inilah cinta yang epic.

Jadi rob di jalan Kaligawe Semarang memang harus dipertahankan. Dua alasan pokok adalah, memberi ruang siapapun yang melintas untuk merasakan perjuangan ‘great love’. Alasan kedua, lebih masuk akal, karena di titik genangan terdalam itu, sudah dipasang alat pengukur kedalaman rob. Kalau rob dihilangkan, apa gunanya alat itu? Sudah dibeli mahal, pakai duit negara, pakai duit rakyat hasil pajak lho.

Jadi masih pengin kalau rob di Kaligawe hilang?

 

What's Your Reaction?

Mewek Mewek
0
Mewek
njelehi njelehi
0
njelehi
Hajinguk Hajinguk
0
Hajinguk
Njengkelke Njengkelke
0
Njengkelke
apik boss apik boss
2
apik boss
Ngekek Ngekek
0
Ngekek
Aseek Aseek
0
Aseek
Kemaki Kemaki
1
Kemaki
Kakekane Kakekane
0
Kakekane

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format